Dibacok Gara-gara Kentut, Pasutri Alami Luka Parah - Harian Kalbar

Dibacok Gara-gara Kentut, Pasutri Alami Luka Parah

HARIANKALBAR – PADANG Jangan coba-coba kentut sembarangan apalagi disengaja dihadapan orang. Disumatera, pasangan suami istri jadi korban pembacokan dengan motif kentut. Pelaku merasa sakit hati karena dikentutin.

Diketahui korban FG (46) dan NRD (41) merupakan pasangan suami istri. Keduanya mengalami luka bacok. Pasangan Suami Istri dibacok oleh tetangganya karena Kentut. Pasutri FG dan NRD meruapakan Warga Lubuk Bagalung, Kota Padang Sumatera Utara.

Pengakuan pelaku, Korban dibacok karena kentut dengan sengaja yang menyebabkan AS (37) sakit hati.

AS mengaku sakit hati dengan korban lantaran pelaku sudah sudah sering dan beberapa kali dikentutin secara sengaja oleh korban. Tidak main-main; tiap kali mengentutinya tepat di bagian kepalanya.

Baca  KH Sholahuddin Wahid Meninggal Dunia

Sebagaimana keterangan AS “Tidak ada masalah lain dengan korban, cuman seminggu yang lalu saya dikentutin,”

“Dia sudah kali melakukan tindakan ini kepada saya. Padahal saya tidak biasa bercanda”

“Saya tidak terlalu dekat juga dengan dia dan jarang berkomunikasi. Jadi yanh jadi masalah mengapa saya dikentuti”.

Pria yang diketahui sebagai kuli bangunan ini, mengaku hanya karena unsur sakit hati. Itu saja.

Baca  Lailatul Ijtima’ Wadah Silaturahmi dan Sinergitas Jama’ah Dan Jamiyyah

selain itu, Kapolsek Lubuk Bagalung, AKP Andi Parningotan Lorena menjelalaskan “untuk saat ini pihaknya masih menyelidiki motif lain pembacokan terhadap pasutri ini”.

“Latar belakang masalah untuk sementara masih dengan motif unsur sakit hati”.

“untuk sementara penyelidikan ini sedang ditangani polsek Lubuk Bagalung” terangnya.

Iya menjelaskan bahwa korban pada saat ini sedang dirawat dirumah sakit. Korban saat ini sedang di rawat di RSUP M Jamil Padang.

Pemabacokan ini terjadi di bandes batu kasek, kelurahan Pangambiran Ampalu XX, Kecamatan Lubuk Bagalung, Kota Padang. Selasa (21-01-2018) pagi.

Baca  8 Tewas 2 Lainnya Hilang - Tragedi Siswa SMP di Terjang Banjir Bandang

Pelaku membacok korban sekitar pukul 06.00 WIB, pelaku membawa sebilah pisau dan sebilah sabit untuk membacok korban. Pelaku langsung menemui korban dan membacoknya yang sedang tidur di kamarnya.

“Ketika itulah pelaku membacok korban bersama istrinya. Korban pada saat itu sedang tidur. Akibat pembacokan ini korban mengakibatkan luka sejumlah bagian tubuh,” terang Kapolres.

 

 

Penulis : Abdul Munuf
Editor : Samudra HK

Tinggalkan Balasan