Bejat.! Seorang Ayah Tega Setubuhi Dua Anak Putrinya - Harian Kalbar

Bejat.! Seorang Ayah Tega Setubuhi Dua Anak Putrinya

HARIANKALBAR – Teranggalek Sungguh sangat biadan perlakukan bapak ini. Bukan menjadi pelindung bagi kedua putrinya malah menjadi predator yang merusak mental dan harus melayani nafsu bejatnya.

Anak sulungnya yang sudah memiliki balita, sebut saja P (25 tahun) sudah hampir dua tahun harus melayani nafsu bejat ayahnya. M 51 melakukan aksinya ada saat dirumahnya sepi dan kadang diwaktu tengah malam.

M (51) warga Kecamatan Durenan Ternggalek ini memaksa anak sulungnya untuk melayani nafsu birahinya. Padahal ada cucunya yang tengah tertidur.

Baca  Nilai Tukar Dolar Masih Rp. Rp 15.405

Sebagaimana keterangan Kapolres “Kejadian cukup miris, pada saat melakukan aksi. Disebelah anak sulungnya, di situ ada cucunya yang tertidur masih kecil,” Kamis (23/1/2020).

Dalam pengakuannya, M melakukan aksinya kepada dua anak putrinya. Kelakuan bejat ini mulai dilakulan dari kisaran 2017 – 2018.

“saat mensetubuhi anaknya ditengah malam, tiba-tiba cucunya terbangun dan menangis. Pada saat itu dia lngsung berlari” pengakuan M.

Tersangkan melakukan aksi bejatnya kepada dua anak putrinya yakni P 15 tahun dan S 20 tahun. Kejadian kisaan 2017 sampai 2018. Sebanyak 4 kali M Mmelakukan aksinya. Rinciannya 3 kali kepada anak sulungnya dan 1 kali saudaranya.

Baca  Hore..! Thiago Alcantara ke Liverpool tidak ke MU

Fakta ini mulai terungkap disaat Perugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) melakukan penyuluhan di Puskesmas setempat. Saat konseling, petugas melihat adanya perlakuan tidak wajar yang menyebabkan Depresi Berat.

Hasil ini kemudian ditindak lanjut oleh kepolisian teranggalek. Setelah ada pengakuan dari korban.

AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan “Fakta ini baru terungkap dan merupakan hasil dari pendalaman dengan melakukan Penyelidikan dan ini merupakan hasil dari Satreskrim Polres Trenggalek”.

Baca  Bukan Cucu KH Ma'ruf Amin, Adly Fairuz Hanya Tetangga Sekampung

Atas perbuatanya ini. Tersangka harus mendekam dipenjaran dan terancam dengan hukuman maksimal 15 tahun. Sesuai dengan ketentuan Pasal 76 d. Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Penulis : Samudra
Editor : Ely Susanti

Tinggalkan Balasan