Persaingan Mourinho vs Guardiola - Big Match Tottenham VS Manchester City - Harian Kalbar

Persaingan Mourinho vs Guardiola – Big Match Tottenham VS Manchester City

HARIANKALBAR – Jose Mourinho harus membuktikan masih Manajer Elite terhadap Guardiola.

Mourinho akan melakukan star perdana dengan Tottenham dan memperbaharui persaingan yang cukup lama terhadap Pep Guardiola pada hari Minggu. Morinho perlu menunjukkan bahwa dia masih relevan.

Rasa optimisme telah kembali ke bagian utara London yang putih-dan-biru dalam beberapa hari terakhir. Spurs telah menandatangani Giovani Lo Celso dengan kesepakatan permanen. Mereka juga menambahkan penyerang berbakat Steven Bergwijn ke jajaran.

Sekarang terserah Jose Mourinho untuk menjaga positivitas selanjutnya. Itu tidak akan mudah. Tottenham menghadapi Manchester City pada hari Minggu.

Pep Guardiola mungkin terpaut 19 poin dari pemimpin Liga Premier Liverpool. Tetapi mereka tetap nyaman menjadi tim terbaik kedua di divisi ini. Dan mereka hanya kehilangan satu dari delapan pertemuan papan atas terakhir mereka. Ada lebih dari tiga poin yang dipertaruhkan untuk Mourinho akhir pekan ini. Melawan musuh lamanya Guardiola, Mourinho harus menunjukkan bahwa ia masih seorang manajer elit.

Baca  BREAKING NEWS: Pelatih Arsenal Positif Virus Corona

Persaingan Setara Mourinho ketika Guadiola menukangi Barcelona dan Mourinho menejer Real Madrid. sebelum melatih Real Madrid Mourindo sempat akan menukangi Barcelona yang pada penetepannya justru Guardiola yang dipilih.

Jose Mourinho sempat menyampaikan presentasi yang mengesankan dan merinci rencananya untuk klub Barcelona. Dia telah memenangkan Liga Champions bersama Porto dan dua gelar Liga Premier bersama Chelsea dalam empat tahun sebelumnya. Dengan sebagian besar tindakan, Mourinho adalah kandidat yang luar biasa. Dia tidak mendapatkan pekerjaan itu. Barcelona malah memilih pelatih tanpa pengalaman sepak bola papan atas: Guardiola. Itu terbukti menjadi masterstroke. Mantan gelandang Barcelona ini memenangkan tiga gelar La Liga dan dua Liga Champions selama empat tahun ke depan.

Baca  Sedihnya Van Dijk, Virus Corona Rusak Pesta Juara Liverpool

Raihan Tottenham 17 poin berada di belakang Manchester City setelah 24 pertandingan. Ini kepastian bahwa mereka tidak akan finis di atas tim Guardiola musim ini. Mourinho akan fokus menutup celah enam poin antara Spurs dan Chelsea yang berada di posisi keempat.

Memenuhi syarat untuk Liga Champions adalah tujuan utama timnya. Kehilangan City tidak akan berakibat fatal bagi peluang mereka untuk finis di posisi empat besar. Namun Mourinho sangat membutuhkan pernyataan kemenangan. Tim Tottenham-nya kalah dari Manchester United, Bayern Munich, Chelsea dan Liverpool.

Baca  Lailatul Ijtima’ Wadah Silaturahmi dan Sinergitas Jama’ah Dan Jamiyyah

Dalam pertandingan-pertandingan terbesar, Mourinho tampil dengan monoton. Itu masalah. Para pemain modern bisa cepat kehilangan kepercayaan pada pelatih. Jika metode Mourinho tidak membuahkan hasil melawan lawan terkuat, skuad Tottenham akan segera mulai meragukannya.

Mengalahkan Manchester City pada hari Minggu akan memberi Mourinho dorongan besar. Kekalahan berat akan menggarisbawahi seberapa jauh dia telah jatuh.

 

Penulis : Shobri Athoillah
Editor : Ely Susanti

 

Tinggalkan Balasan