Virus Corona Wuhah Fiat Ingin Tutup Industrinya - Harian Kalbar

Virus Corona Wuhah Fiat Ingin Tutup Industrinya

HARIANKALBAR – Fiat Chrysler berencana akan menutup pabrik di Eropa ketika wabah koronavirus menimbulkan kekacauan pada daftar perusahaan global yang berkembang pesat.

Pembuat mobil, salah satu yang terbesar di Eropa, bergabung dengan Virgin Atlantic dan Nintendo dalam menambahkan namanya ke daftar perusahaan yang terkena dampak pada hari Kamis.

Fiat mengatakan pihaknya dapat dipaksa untuk menghentikan produksi di salah satu dari empat pabrik Eropa jika pasokan suku cadang dari China terus terpengaruh.

Baca  Aduh... Pemerintah Masih Butuh Utang Rp 900 Triliun

Wuhan, kota di mana wabah dimulai, adalah pusat utama untuk industri otomotif China dan sumber utama komponen yang digunakan oleh pembuat mobil di seluruh dunia.

Perusahaan seperti Toyota dan Peugeot-Citroen mengatakan rantai pasokan mereka mungkin terpengaruh tetapi tidak ada yang mengharapkan untuk menutup pabrik Inggris sebagai hasilnya.

Toyota mengatakan pihaknya belum memasukkan dampak ke dalam prediksi keuangannya, setelah menaikkan perkiraan laba. Wabah virus corona memiliki dampak ekonomi dan bisnis yang merusak pada sektor-sektor mulai dari pariwisata hingga teknologi hingga penerbangan.

Baca  Ketum PBNU, Gubernur DKI Jakarta, Sekda, dan Walikota Hadiri Pelantikan PCNU Jakpus

Virgin Atlantic telah memperpanjang penangguhan penerbangannya antara Heathrow dan Shanghai hingga 28 Maret. Maskapai ini mengatakan semua penumpang yang memesan untuk bepergian dapat mengklaim pengembalian uang dan harus menghubungi tim layanan pelanggan melalui sistem pesan SMS mereka di +44 (0) 7481 339184.

Nintendo memberi tahu pelanggan di Jepang bahwa pengiriman konsol dan aksesori Switch tertunda. Lusinan perusahaan telah menyarankan pelanggan dan investor untuk mengharapkan gangguan yang dapat menekan laba. Nike, Adidas, H&M, Gap dan Boss telah menutup toko-toko Cina.

Baca  Kantor Dubes AS di Irak Diserang Roket

Disney mengatakan kehilangan lalu lintas di taman hiburannya dapat menelan biaya hampir $ 300 juta. McDonald dan Starbucks juga telah menutup beberapa outlet, sementara Ikea telah menutup jaringan China-nya. Apple telah bergabung dengan produsen mobil dalam memprediksi dampak pada rantai pasokannya.

Tinggalkan Balasan