HOAX Pesan Berantai Virus Corona dari UNICEF - Harian Kalbar

HOAX Pesan Berantai Virus Corona dari UNICEF

HARIANKALBAR.COM, Jakarta – Pesan berantai tersebar di media sosial yang ternyata HOAX. Pesan tersebut terkait informasi penting terkait Virus Corona (COVID-19) yang mengatasnamakan UNICEF PBB.

Pesan hoax tersebut telah diterangkan juga oleh sejumlah media nasional. Bahwa pesan tersebut merupakan HOAX dan sampai saat ini UNICEF PBB secara masih belum mengeluarkan secara resmi.

Pesan berantai yang ternyata HOAX tersebut juga djelaskan oleh hoaxes.id yang membenarkan bahwa pesan tersebut merupakan HOAX.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari otoritas kesehatan manapun berapa ukuran Covid-19. Sebagai perbandingan, virus serupa yaitu Sars Corona yang pernah menjangkiti Timur Tengah yang berukuran 100nm yyangmerupakan ukuran normal untuk sebagian besar virus. Ukuran ini sekitar 0,1 mikro. Dalam klaim ukurannya 400-500 mikro, Covid-19 sekitar 5.000 kali lebih besar. Tidak masuk akal.

Baca  Bunga Diperkosa Saat Sakit - Pelaku Siap Nikahi

Sebagai informasi HOAX yang tersebar seperti dibawah ini :

INFORMASI PENTING dari UNICEF (PBB)

1. Corona merupakan virus berukuran besar. Diameter virus ini 400-500 micro, sehingga masker jenis apa pun dapat mencegah masuknya ke tubuh kita dan tidak perlu menggunakan masker yang mahal.

2. Virus corona tidak melayang di udara, tapi menempel pada benda, sehingga penularannya tidak melalui udara.

Baca  Ini Prediksi 4 Besar Liga Inggris Musim Depan, Ada Chelsea

3. Apabila menempel di permukaan logam, virus corona dapat hidup selama 12 jam. Mencuci tangan dengan sabun dan air sudah cukup.

4. Apabila menempel di kain, virus corona dapat hidup selama 9 jam, sehingg mencuci pakaian atau menjemurnya di bawah sinar matahari selama 2 jam sudah cukup untuk membunuhnya.

5. Apabila menempel di tangan, virus corona dapat hidup selama 10 menit, sehingga menyediakan _sterilizer_ berbahan dasar alkohol cukup untuk berjaga-jaga.

Baca  Artis Ridlo Ilahi di Tangkap Karena Narkoba

6.Apabila berada di udara bersuhu 26-27 °C, virus corona akan mati sehinga tidak hidup di daerah panas . Di samping itu, minum air panas dan berjemur di bawah sinar matahari sudah cukup sebagai pencegahan.
Menghindari makanan dan minuman dingin termasuk ice cream sangat penting.

7. Berkumur sampai dalam dengan air hangat dan garam akan membunuh virus corona di sekitar anak tekak (telak – Jw.) dan mencegahnya masuk kedalam paru-paru.

Dengan mengikuti petunjuk ini cukup untuk mencegah virus corona.

UNICEF

Tinggalkan Balasan