Cegah Corona; Silahkan Ngopi tapi di Bungkus, Satpol-PP Razia Tiap Hari - Harian Kalbar

Cegah Corona; Silahkan Ngopi tapi di Bungkus, Satpol-PP Razia Tiap Hari

HARIANKALBAR.COM, Pontianak – Antisipasi penyebaran Virus Corona (COVID-19), Satpol PP di Pontianak merazia Caffe dan Warung Kopi (warkop) yang masih melayani konsumen makan dan minum ditempat.

Satpol-PP terlihat merazia sejumlah tempat warung kopi (warkop) dan caffe yang merupakan tempat keramaian. Razia ini sesuai dengan keputusan pemerintah daerah dalam menyikapi Virus Corona.

Baca  Petisi Mahasiswa Jateng: Resesi Ekonomi, Ajak Mahasiswa Bergerak

Sejumlah personel satpol PP terlihat mendatangi caffe yang masih masih melayani konsumen. kepada sejumlah pengunjung, Satpol-PP mengingatkan agar tidak berada di keramaian. Sekaligus memberitahukan keputusan pemkot Tetang batasan-batasa pengguna dan pelaku usaha caffe dan warkop.  Terlihat disalah satu Caffe, Satpol-PP mengangkut meja-meja caffe dengan tujuan agar tidak disediakan oleh pemilik usaha.

Baca  Kapal Kargo yang Tenggelam Ternyata Barang Bukti
Himbauan yang dipasang disalah satu Caffe di Pontianak.
Berdasarkan Surat Gubernur Kalbar. Walikota Pontianak tentang penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19. Walikota Pontianak menghimbau kepada seluruh pemilik dan pelaku warung kopi atau caffe untuk hanya melayani secara dibungkus atau dibawa pulang. Tidak menyediakan tempat duduk bagi konsumen di lokasi warung kopi.

Pembatasan untuk usaha warkop dan caffe ini dengan tujuan untuk membatasi akses keramain disaat maraknya Virus Corona (COVID-19) dan sesuai dengan arahan Wali Kota Pontianak.

Dalam keterangan persnya, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan “Warkop tetap masih diperkenankan membuka usahany dengan catatan tidak para konsumen tidak minum atau makan ditempat”. Pontianak, 20/03/2020).

Baca  Kapolres Sekadau Coffee Morning Bersama Instansi Pemerintah dan Pimpinan Perusahaan Perkebunan

“Razia ini akan tetap rutin dilakukan sambil menunggu perkembangan COVID-19”. Tegas Wali Kota Pontianak tersebut.

Tinggalkan Balasan