Sangketa Nyonya Meneer, Izin BPOM Beredar dibalik Klaim PT BEM? - Harian Kalbar

Sangketa Nyonya Meneer, Izin BPOM Beredar dibalik Klaim PT BEM?

Jakarta, HarianKalbar | Langkah Badan Pengawas Obat dan Minuman (BPOM) menerbitkan Izin atas Produk Minyak Telon Nyonya Meneer PT Bhumi Empon Mustika (BEM), Menuai Kritik Tajam dari Aliansi Mahasiswa Anti Kartel ( AMAK).

Kewenangan BPOM untuk Memberikan Izin terhadap produk tersebut terindikasi praktek kecurangan dan praktek yang tidak benar.

“Njonja Meneer kan masih Sengketa, tetapi BPOM dengan Mudahnya memberikan Ijin” Ungkap Daeng Asran dalam rilis beritanya, Senin (04/06/2020).

Klaim sepihak tersebut menimbulkan polemik bagi produk nyonya meneer. Tidak sedikit para konsumen beranggapan bahwa dipasaran terdapat produk asli dan palsu.

Tindakan BPOM dinilai Blunder, sebab mengeluarkan izin produksi yang menjadi klaim sepihak yang bukan dari prodak lamanua.

Baca  Kecelakaan Maut - Alifah Korban Tertindas Truk Foso

Sebab itulah, amak ber-opini agar BPOM untuk bijaksana dan bertanggung jawab.

“BPOM semestinya berani bertanggung jawab dan segera membuat Klarikasi kecuali dugaan kami benar. Maka Wajar saja BPOM Acuh terhadap Isu ini,” ungkap Kordinator AMAK.

Selanjutnya, AMAK juga menberikan dugaan perselingkuhan BPOM dan PT BEM. Permainan kedua belah pihak tersebut menunjukkan bahwa Lembaga negara ini tidak memiliki kredibilitas.

Pasalnya masih banyak produk industri rumahan yang belum terbit izin edarnya dari BPOM. Akibayanya menghambat perkembangan industri kecil, khususnya UMKM.

Belum lagi proses administrasi yang berbelit-belit dan birokratis yang menghabiskan banyak energi, waktu, dan materi, serta kerugian bagi pelaku usaha kecil.

Baca  Dugaan Persekongkolan PT BEM dan BPOM terkait Izin Edar Jamu Nyonya Meneer

Sangat banyak produk makanan dan obat-obatan tradisional yang di produksi oleh pelaku usaha kecil, yang pada akhirnya gulung tikar karena ulah BPOM.

Lain halnya jika industri raksasa yang dimotori asing, segala proses di atas akan segera selesai.

Ditempat terpisah, pihak BPOM membenarkan bahwa telah memberikan Surat Izin Kepada PT BEM yang sebelumnya Mendaftrakan Produk Minyak Telon.

“iya benar, Surat izinn atas nama Minyak Telon Nyonya Meneer atas PT Bhumi Empon Mustika” Jelas Ibu Cendikia Muwarni Apt, MKM melalui pesan Whatsaap.

Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen, Kesehata dan Kosmetik BPOM ini menambahkan, terkait pemberian izin merupakan cara memastikan obat yang dipasarkan telah memenuhi syarat yang berlaku

Baca  Mendes: BLT Dana Desa Tidak Boleh Bentuk Sembako Harus Tunai 600 Ribu

“Produk PT BEM telah memenuhi prasyat,”

akan tetapi saat ditanya menganai alasan mengapa produk yang masih sengketa bisa mendapatkan izin, pihak BPOM tidak memberikan tanggapan.

Sebagai Gambaran, PT Bhumi Empon Mustika ( BEM) di nahkodai Oleh Seno Budiono. Secara historis, perusahaan ini tidak memiliki hubungan dengan Ny. Meneer.

PT BEM merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif. PT BEM meng-akuisisi Priduk Minyak Telon Nyonya Meneer. Akibat terjadi sangketa terhadap produk tersebut.

Tinggalkan Balasan