3 Warga Ponti Jadi Korban Penusukan Saat Mau Pulang - Harian Kalbar

3 Warga Ponti Jadi Korban Penusukan Saat Mau Pulang

Pontianak, Harian Kalbar | Tiga warga saat hendak pulang kerumahnya tiba-tiba dikeroyok dan di tusuk oleh belasan pemuda yang menggunakan senjata tajam. Kejadian terjadi di Pontianak Timur, Kota Pontianak Kalimantan Barat, Kamis (28/05/2020) malam.

Saat itu, Bagas (22 tahun), Yuliansyah (22 tahun) dan Rusdiansyah (21 tahun) menggunakan sepeda motor menuju pulang kerumahnya.

Sepeda motor yang dikendarai oleh mereka bertiga tiba-tiba dipepet oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

Saat bera di jalan paralel, Kelurahan Tanjung Hilir, sekelompok orang tersebut memepetnya. Pada saat itu, sebenarnya mereka sempat bisa lari dari kejaran kelompok pemuda tersebut, tetapi mampu menghentikan laju sepeda motornya.

Baca  3 Kasus Baru, Total 73 Positif COVID-19 di Kalbar

Tidak diketahui sebabnya. Tiba-tiba sekelompok pemuda tersebut memukulnya. Salah satu pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk ketiganya. Pelaku membabi buta dengan sebilah pisaunya melukai tiga warga yang naas tersebut. Sebagaimana bagian luka yang dideritanya. Sebagian ada yang luka dibagian kepala, rusuk hingga bagian tangan.

Sebagaimana keterangan dari Kapolresta Pontianak, Komber Komarudin “korban mengalami luka dibagian rusuk sebelah kiri, tangan sebelah kiri, pada sebelah kiri dan panggung sebelah kanan dan pinggang sebelah kiri,” Jumat (29/05/2020).

Baca  Maulid Tradisional Dirangkai Sunat Massal oleh Kapal Kemanusiaan AMCF

Tidak lama dari kejadian ini, polisi yang mengetahui informasi kriminal langsung bergerak cepat. Tiga dari dua belas pelaku berhasil diamankan. Sementara itu, sembilan lainnya masih dalam buronan (Daftar Pencarian Orang).

Adapun ketiga pelaku yang ditangkap merupakan warga kelurahan Saigon, yakni berinisial RZ (19 tahun) RK (18 tahun) dan MSF (18 tahun).

Baca  Rebutan Pacar, Dua Pria Berkelahi Darah di Pontianak

“Mereka semua sedang berada di Pontianak Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.” Ungkap Kombes Komarudin

Kasus kriminal beberapa hari ini meningkat di Pontianak. Sebelumnya terjadi pembacokan di Pontianak Utara. Seorang ayah yang di duga depresi membacok anaknya dengan sebilah parang saat hendak bersalaman di Hari Raya.

Tinggalkan Balasan