Bocah 10 Tahun Selamatkan Adik Bayinya dari Kobaran Api di Rumahnya - Harian Kalbar

Bocah 10 Tahun Selamatkan Adik Bayinya dari Kobaran Api di Rumahnya

Untungnya anak itu pintar. Dia keluar sambil menggendong adiknya begitu mengetahui rumah mereka terbakar," ungkap salah satu warga. Foto : dok kompas

Harian Kalbar Sampit | Bocah 10 Tahun berhasil selamatkan adik bayinya dari Kobaran Api di Rumahnya di Jalan Crhistopel Mihing, Sampit, Kabupaten Kotawaringin, Provinsi  Kalimantan Timur.

Beruntung ada kakaknya yang masih Bocah yang masih berusia 10 tahun berhasil menyelamatkan adiknya yang masih bayi dari si jago merah.

Pada saat itu, rumah yang di diaminya di tinggal oleh ayahnya yang sedang mencari nafkah dan ibunya keluar untuk membeli susu.

Baca  Kasus Baru, 6 Orang Positif Corona di Kalbar

Sekitar jam 12.00 WIB, pada hari kamis siang, tidak ada yang menduga bahwa rumah dari kayu ini akan hangus terbakar oleh si jago merah. Didalam rumah hanya ada dua orang yakni seorang anak yang masih bayi dan kakaknya bocah berusia 10 tahun.

Rumah tersebut tiba-tiba terbakar, di duga karena arus tenaga listrik di platfon rumahnya.

Bocah tersebut kaget melihat kobaran api, pada saat itu dirinya sedang didalam rumahnya yang terbuat dari kayu.

Baca  Merawat Silaturrahim, PWNU DKI Jakarta Dikunjungi PCNU Jakpus

Beruntung bocah 10 tahun tersebut masih ingat adiknya yang masih bayi. Dengan isak tangisnya, bocah tersebut memberanikan diri menggendong adiknya keluar.

“Untungnya anak itu pintar. Dia keluar sambil menggendong adiknya begitu mengetahui rumah mereka terbakar,” ungkap salah satu warga yang di liput oleh Kompas.com

Pada saat itu, warga langsung menjauhkan bocah dan adiknya tersebut dari kobaran api dan menghubungi kedua orang tuanya.

Baca  Minum Wedang Jahe Bersantai Bisa Cegah Virus Corona

Sulitnya akses jalan, mobil pemadam kebakaran tidak dapat mendatangi lokasi.

Warga berupaya melakukan tindakan cepat dengan bahu membahu menyiram untuk memadamkan api. Ganas si jago merah tidak mampu dipadamkan oleh warga. Akibatnya, rumah tersebut hangus terbakar.

Walaupun api menghanguskan rumahnya, Yuni ibu dua dari dua anak ini mengatakan tetap lega dengan kejadian ini.

“Yang penting anak saya selamat. Saya panik karena anak saya di dalam rumah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan