Setubuhi Anak Gadis 13 Tahun, Pria di Bengkayang di Polisikan - Harian Kalbar

Setubuhi Anak Gadis 13 Tahun, Pria di Bengkayang di Polisikan

Harian Kalbar , Bengkayang | Orang Tua korban tidak terima terhadap kelakuan AS (27 tahun) walaupun niat baik untuk meminang Bunga (13 tahun, nama samaran).

Peristiwa ini terjadi di desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Pada saat itu tanggal 18 Juni 2020, Orang tua korban kaget melihat Bunga tidak ada di kamarnya. padahal waktu masih jam 04.00 WIB, Pagi.

Hal ini tidak seperti biasanya yang dilakukan oleh Bunga. tidak adanya Bunga didalam kamar saat petang, membuat orang tuanya merasa curiga dengan tingkah laku anak gadisnya.

Baca  Rusia Bakal Serang AS Jika Nekat Perangi China

Jam 06.00 WIB, orang tua bunga mengecek ponselnya dan melihat sebuah pesan messenger dari AS. isi pesan tersebut membuat orang tua Bunga marah dan langsung mendatangi rumah AS.

Isi pesan AS kepada Bunga “Sayang saya kepengen tidur dengan kamu, datanglah kesini”.

Entah apa yang dilakukan oleh Bunga dengan AS, orang tuanya langsing mendatangi rumah AS dan menanyakan langsung terkait isi pesan tersebut.

Kagetnya orang tua Bunga, setelah AS mengakui perbuatannya terhadap Bunga yang ternyata merupakan gadis desa dan sudah tiga kali AS bercumbu dengan Bunga.

Baca  Tak Bermasker, 9 Orang Kena Denda 200rb di Pontianak

Mendengar pengakuannya tersebut, Orang Tua Bunga tidak terima dengan kejadiannya tersebut dan melaporkan perkara ini kepada kepolisian setempat.

Perkara ini dilaporkan oleh orang tua korban pada tanggal 23 Juni 2020, AS yang merupakan warga Desa Bengkawan, kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang sedang diamankan oleh Polsek Sanggau Ledo.

Dalam pengakuannya, AS ternyata sudah tiga kali meniduri Bunga dalam tiga hari berturut-turut. Hubungan ini Ibarat suami istri yang dilakukan oleh AS dan Bunga.

Kejadian pilu tersebut pada Hari Selasa Tanggal 16 Juni 2020, Hari Rabu 17 Juni 2020 dan Hari Kamis 18 Juni 2020.

Baca  Jokowi : Gus Sholah Cendikiawan dan Negarawan Panutan Kita Bersama

Saat dilaporkan, AS membawa kerabat dan penghulu untuk melamar Bunga dan hendak menyelesaikan secara kekeluargaan. tetapi orang tua korban tidak terima dan menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib.

“Setelah upaya mediasi pihak keluarga yang difasilitasi oleh Polsek Sanggau Ledo dan tidak menemukan kata sepakat, pelapor menyarahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menangani perkara ini,” Ungkap Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo Kapolsek Sanggau Ledo (dikutip dari tribun Pontianak).

 

Tinggalkan Balasan