Longsor Peniraman, 2 Terdampak, 13 Rumah Siaga Lonsor Susulan - Harian Kalbar

Longsor Peniraman, 2 Terdampak, 13 Rumah Siaga Lonsor Susulan

Harian Kalbar Mempawah | Terjadi longsor di Desa Peniram, Kecamatan Pinyuh Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Lokasi longsor terjadi di bukit peniraman, sekitar jam 16.00 WIB, Selasa (14/07/2020).

Peristiwa longsor tersebut terjadi di Gang Baiduri, Desa Peniram. Saat kejadian, sejumlah warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Salah satu warga yang bernama Juheri mengira ada pesawat jatuh dilokasi kejadian, karena ada suara gemuruh. Sehingga dirinya langsung lari Keluar rumah.

Baca  Seorang Ibu Rumah Tangga Coba Seludupkan Sabu Untuk Suaminya di Lapas Mempawah

Didalam video yang beredar, terlihat dilokasi kejadian, tepatnya di dekat bukit peniraman terdapat dua rumah tepat di samping bukit yang longsor.

Menurut kesaksian Juheri, bahwa akibat dari longsor bukit peniraman, terdapat empat rumah warga yang rusak. “Kalau tidak salah ada empat rumah warga yang rusak,” ungkapnya.

Mendengar kabar peristiwa longsor di Peniraman, Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi dan Anggota BPBD langsung meninjau kelokasi kejadian longsor.

Baca  KH Sholahuddin Wahid Meninggal Dunia

Menurut informasi yang diterima dari Anggota BPBD, Didik Sumardanto mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsoran tersebut. Pihaknya belum mengetahui pasti waktu terjadinya longsor.

Keterangan dari Bupati Mempawah Hj Erlina melalui akun Facebook pribadinya, “musibah longsor di mempawah terdapat 15 rumah yang terdampak, 2 Rumah terdampak langsung dan 13 rumah siaga karena berpotensi terkena longsor susulan. Sementara warga mengungsi di lokasi yang aman.” Tulisnya.

Baca  Bupati Muda Minta Penjahit Lokal Produksi Masker Kain Cegah COVID-19

Sebagai informasi, Bukit peniraman merupakan salah satu lokasi penambangan dan tidak jauh dari lokasi bukit terdapat rumah penduduk atau warga.

Tinggalkan Balasan