Kapal Bahari Terbakar Menuju Pontianak, Begini Penjelasan Agen - Harian Kalbar

Kapal Bahari Terbakar Menuju Pontianak, Begini Penjelasan Agen

Harian Kalbar | Kapal bahari yang terbakar dalam perjalanan menuju Pontianak merupakan kapal yang mengangkut barang atau kendaraan.

Kapal Motor Bahari Indonesia terbakar di Laut Jawa, kapal ini sedang dalam perjalanan yang membawa kendaraan dari Jakarta menuju Pontianak.

Kapal ini belum tiba di Pontianak, sudah dahulu terbakar diperairan laut Jawa. Kapal angkut ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Namun kejadian ini dibenarkan oleh Agen Kapan Bahari Indonesia, Bimo Santoso.

Baca  Jokowi Harap Timnas U-20 Tampil Maksimal dan Lolos Fase Grup Piala Dunia U-20

Menurut Bimo, kapal barang tersebut merupakan kapal angkut kendaraan, kapal ini berangkat dari Jakarta menuju Pontianak. Selasa (21/07/2020) malam.

Kapal Bahari Indonesia ini berangkat dari Jakarta pada jam 00.15 WIB dini hari. Kabar kebakaran ini kemudian diinfokan terjadi pada jam 16.30 WIB. Info dari nahkoda kapal bahwa maindeck kapal terbakar.

Baca  HOAX Pesan Berantai Virus Corona dari UNICEF

Saat nahkoda memberikan kabar tersebut, penjelasan Bimo bahwa pihaknya sempat menanyakan posisi kebakaranya berada di lokasi gladak utama namun terputus komunikasinya.

“Kita tanyakan posisi kebakaranya berada digladak utama (kapal) setelah itu langsung terputus hubungan kita,” terang Bimo kepada Okezone.

Terkait keberadaan orang didalam kapal angkut barang tersebut, terdapat 26 orang yang termasuk awak dan nahkoda kapal. Untuk menindaklanjuti kejadian kebakaran tersebut, Bimo mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kepada Basernas.

Baca  Dua Mobil di Bakar Akibat Amukan Warga Karena BLT DD

Pihak Basarnas telah berangkat menuju lokasi titik koordinat di lokasi kebakaran. Sebagaimana yang dilaporkan, Basarnas Jakarta dan Basarnas Pontianak dan Basarnas Pangkal pinang berangkat ke lokasi titik koordinat kebakaran.

Selain itu, pihak dari Kapal Bahari Indonesia juga mengirimkan kapal bantuan dilokasi kajadian, namun pihaknya masih belum menghubungi nahkoda tersebut terkait informasi selanjutnya.

Tinggalkan Balasan