Banjir Landak Mencapai Ketinggian 110 Sentimeter dan 416 Rumah Terendam di 12 Desa - Harian Kalbar

Banjir Landak Mencapai Ketinggian 110 Sentimeter dan 416 Rumah Terendam di 12 Desa

Harian Kalbar, Landak | Faktor hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ini, banjir dan longsor menerjang Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Hujan semenjak Jumat 4 September hingga Sabtu 5 September 2020, Luapan air dari sungai setelah hujan tersebut menyebabkan banjir yang mencapai 12 titik.

Beberapa hari ini, intensitas hujan yang tinggi dan luapan sungai menjadi sebab terjadinya bencana. Lima sungai yang meluap tersebut meliputi Sungai Dait, Sungai Landak, Sungai Behe, Sungai Menyuke dan Sungai Meranti.

Baca  Terungkap, Ini Alasannya Emak-emak Gunting Bendera Merah Putih

“Banjir talah meredam 12 desa di enam kecamatan per Minggu pukul 10.24 WIB,” ungkap Raditya Jati, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Minggu (6/9/2020).

Adapun desa yang terdampak bencana banjir dengan ketinggian 80-110 sentimeter di Kecamatan Menjalin, Kecamatan Meranti, Kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Air Besar dan Banyuke Hulu.

Baca  Hasil "RapidTest" Wali Kota Singkawang Negatif COVID-19

Banjir tersebut menimpa 416 rumah dengan ketinggian 80-110 sentimeter. Akibatnya, dan sebanyak 416 Kepala Keluar yang terdampar oleh banjir.

Dilaporkan, satu unit rumah rusak sedang dan tiga rumah lainnya mengalami rusak sedang akibat longsor. Saat ini, BNPB sedang melakukan upaya-upaya untuk membuka jalur agar banjir semakin surut dan mendistribusikan bantuan-bantuan logistik, selain itu, BNPB Landak dan Tim juga membuka posko darurat bencana.

Tinggalkan Balasan