Harian Kalbar

Berita Harian Kalbar Terbaru dan Terpercaya di Kalimantan Barat

Beranda Ferrari Rp 5 Miliar milik penipu Indra Kenz disita Polisi

Ferrari Rp 5 Miliar milik penipu Indra Kenz disita Polisi

37 min read

HARIAN KALBAR – Kendaraan seharga 5 Miliar milik Indra Kenz di sita oleh Bareskrim Polri.

Indra Kenz terjerat kasus Investasi Bodong melalui aplikasi Binomo yang telah mengelabuhi banyak korban.

Menurut keterangan Bareskrim Polri, Mobil Ferrari sport grand touring (GT) tersebut di jadwalkan akan tiba di Jakarta pada hari ini dari Medan, Sumatera Utara (Sumut). Sabtu (21/5/2020).

Penyitaan mobil mewah Ferrari jenis California dimiliki oleh tersangka kasus investasi bodong.

“Mobil sitaan Indra Kenz akan sampai perkiraan pada hari Sabtu,” ungkap Cadra Sukma Kumara, Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

BACA  Jadi WANTED - Viral Pria Tendang Sesajen di Lumajang Hina Kearifan Lokal

Menurut keterangan Candra, Ferrari yang di sita merupakan milik Indra Kenz dengan harga jual mencapai Rp 4-5 miliar.

Ferrari dengan warna merah dan garis warna hitam tersebut sempat muncul di sejumlah video yang di upload oleh Indra Kenz melalui channel Youtubenya.

Mobil Ferrari sport itu memiliki kekuatan mesin mencapai V8 4.300 cc.

Mobil mewah Indra Kenz diduga kuat di beli melalui uang dari hasil penipuan Investasi Binomo.

BACA  HADUH.. Pria ini Cabuli Anak Gadis dengan Mudus Kalimat Sahadat lalu Sah Jadi Istri

“Rencana pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi terutama terkait penyitaan berupa barang bukti satu unit mobil mewah jenis Ferrari,” ungkap Kombes Gatot Repli Handojo Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri.

Indra Kenz ditangkap oleh Polisi terkait kasus Investasi Bodong melalui aplikasi Binomo.

Indra Kenz di tangkap bersama Doni Sulaiman. Adapun Doni Sulaiman di tangkap terkait penipuan melalui platform Quartex. Binomo dan Quartex sama-sama merupakan Investasi Bodong.

Indra Kenz dan Doni Sulaiman terancam hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.