Harian Kalbar

Berita Harian Kalbar Terbaru dan Terpercaya di Kalimantan Barat

Beranda Ibu Pembuang Bayi di Sungai Jelai Ketapang Ditangkap Polisi

Ibu Pembuang Bayi di Sungai Jelai Ketapang Ditangkap Polisi

35 min read

HARIAN KALBAR – Perempuan pembuang bayi di tepi sungai jelai ketapang berhasil di tangkap oleh Polisi.

Sebagaimana yang di laporkan, pada hari senin (21/2) sekitar jam 09.00 WIB di temukan bayi berjenis klamin perempuan oleh warga di tepi Sungai Jelai, Kabupaten Ketapang.

Bayi yang beru dilahirkan tersebut di temukan telah meninggal dunia. Tidak butuh lama untuk mengungkap kasus ini.

Polsek Jelai Polres Ketapang Kalimantan Barat, berhasil meringkus seorang ibu berinisial ME (20) yang tega membuang bayinya ke Sungai.

Sebagai mana keterangan dari Kepala Polsek Jelai, AKP Zuanda “setelah melakukan penyelidikan, pada malam harinya kami berhasil menangkap seorang ibu berinia ME (20), kurang dari 24 jam dari kejadian penemuan pembuang anak tersebut”

BACA  Banjir Ketapang: 6 Desa Terendam Banjir, 16.811 Jiwa Terdampak

“ipelaku yang sekaligus ibu kandung dari bayi tersebut merupakan warga Dusun Riam Desa Periangan, Kecamatana Jelai Hulu” terang Zuanda.

“bayi yang di temukan berjenis klamin perempuan dan di temukan oleh warga sudah dalam kondisi meninggal dunia,” terangnya.

Hasil dari pemeriksaan kepolisian terhadap pelaku, bayi tersebut di lahirkan di WC rumah majikannya pada 19 Februari 2022 pada jam 05.30 WIB.

“bayi tersebut merupakan hasil dari perbuatan terlarang, lahir di rumah majikannya sekitar jam 05.30 pada tanggal 19 Februari 2022 hari sabtu,” jelas Zuanda.

BACA  Profil Asnawi Mangkualam Kapten Timnas Indonesia Asal Makassar

“saat setelah melahirkan pelaku langsung membungkus bayinya yang masih hidup dengan kain dan memasukkan kedalam ember, kemudian membawanya kesungai jelai dan membuangnya,” ungka Zuanda.

Pelaku dengan barang bukti ember dan kain untuk membungkus bayinya telah di amankan oleh kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dengan ancaman hukuman penjara.